Webinar SAKA POM Series 4 Bahas Pengawasan Kosmetik dan Obat Bahan Alam

12-05-2026 Umum Dilihat 143 kali

Bandung - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung kembali mengadakan kegiatan edukasi masyarakat melalui “Webinar SAKA POM Series Seri 4” dengan tema Pemantauan Iklan Obat dan Makanan pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.00–16.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui YouTube. Webinar diikuti oleh Tim Fungsi Informasi dan Komunikasi serta peserta dari anggota SAKA POM Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, mahasiswa magang PKL/PKPA, dan peserta lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Materi webinar disampaikan oleh PFM Ahli Madya BBPOM di Bandung, Yenny Nina Febriyanti Kembaren. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan definisi kosmetik, cara membedakan kosmetik yang aman, persyaratan teknis kosmetik, serta aturan mengenai klaim kosmetik. Selain itu, dijelaskan pula sejumlah bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam kosmetik, seperti merkuri, hidrokinon, asam retinoat, Merah K3, dan Merah K10. Setiap bahan dipaparkan mulai dari bentuk, kegunaan, potensi penyalahgunaan, hingga dampak bahayanya terhadap kesehatan. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih teliti dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari.

Merkuri misalnya, diketahui sering disalahgunakan pada produk pemutih kulit karena memberikan hasil instan. Padahal, bahan tersebut dapat menyebabkan gangguan ginjal, kerusakan saraf, hingga iritasi kulit berat. Sementara hidrokinon dan asam retinoat dapat menimbulkan efek samping apabila digunakan tanpa pengawasan tenaga medis. Peserta juga diberikan informasi mengenai cara melaporkan kosmetik bermasalah serta tips membeli kosmetik yang aman, seperti memeriksa kemasan, label, izin edar BPOM, dan tanggal kedaluwarsa.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai obat bahan alam. Narasumber menjelaskan definisi serta jenis obat bahan alam yang meliputi jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka, beserta ketentuan yang harus dipenuhi dalam peredarannya. Peserta diberikan pemahaman mengenai bahan kimia obat (BKO) yang dilarang ditambahkan ke dalam obat bahan alam. Beberapa contoh penyalahgunaan BKO antara lain penggunaan fenilbutason, antalgin, metampiron, natrium diklofenak, piroksikam, paracetamol, prednison, dan deksametason pada jamu pegal linu. Selain itu, ditemukan pula penggunaan sibutramin HCl pada jamu pelangsing, sildenafil sitrat pada jamu peningkat stamina, glibenklamid dan metformin pada jamu kencing manis, serta teofilin pada jamu sesak napas atau asma.

Melalui webinar ini, BBPOM Bandung berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilih produk kosmetik dan obat bahan alam yang aman serta lebih waspada terhadap peredaran produk ilegal. Pengawasan BPOM terhadap iklan dan produk obat maupun makanan juga akan terus diperkuat guna melindungi kesehatan masyarakat. – FRM -

Sarana