Bandung — Pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) Pengawas Farmasi dan Makanan Batch 4 Tahun 2025 di Balai Besar POM di Bandung berjalan lancar dan tertib. Kegiatan yang digelar selama dua hari, 24–25 November 2025, ini menjadi bagian dari proses penilaian kompetensi bagi para Pengawas Farmasi dan Makanan dalam rangka peningkatan profesionalitas dan jenjang karier.
Pada 24 November 2025, Ukom Teknis digelar mulai pukul 08.00 hingga 11.14 WIB, diikuti oleh 5 peserta. Para peserta mengikuti ujian berbasis aplikasi dengan suasana tertib dan kondusif. Keesokan harinya, 25 November 2025, dilaksanakan Ukom Penyusunan Makalah untuk peserta yang tengah menapaki jenjang kenaikan ke tingkat Madya. Ujian berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.44 WIB, diikuti oleh 4 peserta.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Namun, sempat terjadi gangguan teknis pada salah satu peserta terkait aplikasi Safe Exam Browser (SEB) yang digunakan sebagai platform pelaksanaan ujian. Gangguan pada perangkat laptop tersebut mengakibatkan peserta tidak dapat masuk ke aplikasi ujian. Petugas pengawas segera melakukan penanganan, dan peserta dapat melanjutkan ujian setelah dilakukan pergantian laptop. Kendala ini berhasil diatasi secara cepat sehingga tidak mengganggu jalannya kegiatan secara keseluruhan.
Pengawasan selama pelaksanaan ujian dilakukan oleh dua petugas pengawas, yaitu Nina Listiani, selaku Pengawas 1 dan Ridwan Saputra, selaku Pengawas 2. Keduanya memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur serta memberikan dukungan teknis dan administratif kepada peserta.
Dengan selesainya Ukom Batch 4 Tahun 2025 ini, BBPOM di Bandung berharap hasil evaluasi dapat memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan peserta dalam melaksanakan tugas sebagai Pengawas Farmasi dan Makanan. Pelaksanaan Ukom yang tertib ini diharapkan turut berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Balai Besar POM di Bandung. (RS)