Ada banyak terobosan yang bisa dilakukan oleh kita sebagai aparatur negara untuk dapat melaksanakan Tupoksinya dengan baik. Di tengah-tengah keterbatasan sumber daya manusia dan daya jangkau terhadap objek sarana yang diawasi oleh Badan POM, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung melakukan suatu inovasi dengan bekerjasama dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat yang dituangkan dalam Kesepakatan Bersama antara BBPOM di Bandung dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Nomor: HK.08.945.12.16.9667 tahun 2016 Nomor: 02/09-E tahun 2016 tentang Kerjasama di Bidang Sosialisasi dan Promosi Keamanan Pangan di Lingkungan Gerakan Pramuka di Jawa Barat.
Salah satu langkah awal dalam implementasi Kesepakatan Bersama (MOU) tersebut adalah pelaksanaan Training Of Trainer Pelatih Pembina Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat pada hari Kamis dan Jumat, 8-9 Juni 2017 di salah satu Hotel di Bandung. Pelatih Pembina merupakan anggota dewasa dari jenjang Gerakan Pramuka yang akan bertindak sebagai pelatih bagi para Pembina di tingkat sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 6o orang Pelatih Pembina yang terdiri dari 54 orang Pelatih Pembina (Putra/Putri) dari 27 Kabupaten/Kota (Kwarcab) yang ada di wilayah Jawa Barat dan 6 orang Pelatih Pembina yang ada di Kwarda Jabar. Kegiaan tersebut dihadiri juga oleh perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Jawa Barat sebagai stake holder utama dari Gerakan Pramuka.
Acara dibuka oleh Kepala BBPOM di Bandung Abdul Rahim sebagai penggagas sekaligus penanggungjawab proyek perubahan pengawasan obat dan makanan di BBPOM di Bandung. Kemudian disambung dengan sambutan dari Ketua Harian Kwarda Pramuka Jawa Barat Kak Baim Setiawan yang menyatakan bahwa Pramuka Kwarda Jabar akan siap bekerja sama dengan BBPOM di Bandung untuk melaksanakan pengawasan obat dan makanan di wilayah Jawa Barat. Dalam sambutannya Kak Baim menyatakan Pramuka memiliki potensi dan Struktur sampai ke tingkat ranting yang siap digerakkan sebagai agent of change di tengah masyarakat. Sebagai keseriusan Kwarda Jabar dalam melaksanakan program ini, Kwarda Jabar siap memasukkan materi keamanan pangan sebagai Muatan Lokal (MULOK) Pramuka, sehingga dengan langkah ini seluruh jenjang keanggotaan Pramuka akan terpapar dengan wawasan keamanan pangan.
Dalam jangka menengah dan panjang BBPOM di Bandung akan terus berinovasi dalam program-program pengawasan obat dan makanan dengan bekerja sama dengan Gerakan Pramuka.