Bandung – Kegiatan Kursus Pamong Satuan Karya (SAKA) Pramuka tahun 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas Pamong Pramuka di Kota Bandung. Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta ini diselenggarakan di Aula Kwartir Cabang Kota Bandung dan dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kota Bandung, Heri Hermawan.
Heri Hermawan menegaskan Kursus Pamong Saka ini bukan hanya sekedar pelatihan, tetapi pondasi bagi setiap Saka untuk meningkatkan pemahaman tentang fungsi dan peran pamong Saka, tata kelola pembinaan Saka dan pengembangan program kegiatan. ”Penguatan sinergi antara unsur pimpinan Saka, pamong dan pengurus penting dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui gerakan Pramuka” ucap Heri.
BBPOM di Bandung melalui Satuan Karya Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) turut serta dalam kegiatan ini bersama dengan 12 Saka lainnya dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung. Melalui kursus ini diharapkan seluruh peserta dapat memiliki kompetensi kepramukaan yang mumpuni dalam menerapkan metode kepramukaan, sehingga mampu menghasilkan pramuka yang berkarakter, memiliki jiwa kebangsaan, dan peduli lingkungan.
Gerakan pramuka punya tugas penting membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan memiliki keahlian keterampilan yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat. Keberhasilan gerakan pramuka sangat ditentukan oleh kualitas didikan dari Pamong Saka. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta pola pembinaan yang adaptif dengan perkembangan zaman.
BBPOM di Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan obat dan makanan dengan memberikan edukasi kepada berbagai organisasi masyarakat termasuk pramuka. Melalui Saka POM, BBPOM di Bandung akan mencetak generasi muda yang terampil dan kompeten dalam pengawasan obat dan makanan. -MSS-