Pangan Industri Rumah Tangga adalah pangan olahan harus aman, bermutu dan produksi industri rumah tangga yang diedarkan dalam kemasan eceran dan berlabel Industri Rumah Tangga adalah perusahaan pangan yang memiliki tempat usaha di tempat tinggal dengan peralatan pengolahan pangan manual hingga semi otomatis. Produk yang beredar hasil olahan tersebut harus aman, bermutu dan bergizi. Sosialisasi Cara Produksi Pangan yang Baik Industri Rumah Tangga ( CPPB-IRT) merupakan salah satu kegiatan yang sangat mendukung dalam keamanan pangan. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, diikuti oleh 30 peserta pemilik Industri Rumah Tangga yang berasal dari berbagai kecamatan.
Acara tersebut diselenggarakan Dinkes Kota Sukabumi pada hari Selasa tanggal 5 Mei 2015, dan dibuka oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Kesehatan Suprapto. Beliau menyampaikan kepada para pemilik industri rumah tangga bahwa para pelaku usaha harus mentaati peraturan yang berlaku dan pelaku usaha yang demikian akan didukung agar terus maju dan bisa menembus pasar nasional. Dinkes akan bekerjasama dengan lintas sektor untuk memajukan peredaran produk yang aman ,bermutu dan bebas dari abahan berbahaya.
Sebagai Narasumber adalah Ali Nagara Salim dari Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen dengan materi yang disampaikan Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga dan Bahan Tambahan Pangan, sedangkan Atiek Liestianingsih menyampaikan materi Penerapan CPPB-IRT dan Merencanakan serta menerapkan Audit Internal Industri Rumah Tangga Pangan.
Para peserta mengikuti acara tersebut dengan antusias dan banyak pertanyaan terkait bahan tambahan pangan yang boleh maupun yang dilarang ditambahkan ke dalam produk olahan di Industri Rumah Tangga. Pada prinsipnya para pelaku usaha harus memenuhi peraturan yang berlaku terkait Cara Produksi Pangan Yang Baik, sehingga produk yang dihasilkan aman, bermutu dan bebas dari bahan berbahaya.