SIMPONI BBPOM Bandung: Produktif dan Sehat Selama Ramadhan

04-03-2026 Umum Dilihat 183 kali

Bandung — Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat pembinaan mental spiritual pegawai, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung menyelenggarakan kegiatan SIMPONI (Siraman Penuh Motivasi dan Ilmu) pada Jumat (27/02/2026). Kegiatan bertema “Produktif dan Sehat Selama Ramadhan” ini menghadirkan Agung Purwanto sebagai narasumber dan Asriandi M. Kautsar sebagai moderator. SIMPONI dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Aula BBPOM Bandung Gedung A Lantai 3 serta melalui Zoom Meeting, dengan partisipasi dari Balai POM Tasikmalaya dan Balai POM Bogor secara daring.

Dalam sambutannya, Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta menyampaikan bahwa kegiatan SIMPONI merupakan bagian dari upaya membangun karakter aparatur yang tidak hanya profesional dan produktif dalam bekerja, tetapi juga memiliki keseimbangan spiritual sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Kegiatan diawali dengan Tadarus Al-Qur’an bersama yang dipimpin oleh Asriandi M. Kautsar, kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani oleh narasumber. Dalam materinya, Agung Purwanto menjelaskan bahwa terdapat dua jenis produktivitas di bulan Ramadhan, yaitu produktivitas dalam bentuk ibadah dan produktivitas dalam aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja. Menjalani puasa tanpa menjadikannya alasan untuk menurunkan semangat kerja merupakan salah satu cara terbaik untuk tetap produktif. Berbagai kebijakan penyesuaian waktu kerja selama Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Beliau juga menekankan bahwa manajemen waktu menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah. Dengan pengelolaan waktu yang baik, tantangan produktivitas selama Ramadhan dapat dijawab secara bijak dan optimal.

Melalui kegiatan SIMPONI ini, diharapkan seluruh pegawai BBPOM Bandung semakin menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai dasar dalam bertindak, sehingga kinerja yang dihasilkan tidak hanya produktif dan berintegritas, tetapi juga bernilai ibadah di bulan suci Ramadhan (LRA).

Sarana