Serba Olahan Ubi Di KIE Kampung Cipeundeuy

23-10-2016 Bandung Dilihat 2301 kali

Ada yang berbeda dengan Kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Keamanan Pangan di desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat pada hari Sabtu, 22 Oktober 2016 lalu. Para peserta yang terdiri dari masyarakat desa Cipeundeuy terlihat antusias mengikuti lomba masak yang diadakan di tengah acara pemberdayaan masyarakat KIE Keamanan Pangan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung. Semua olahan pangan yang dilombakan terbuat dari bahan utama ubi. Terlihat setiap tim yang terdiri dari berbagai kelompok warga RT sekitar desa Cipeundeuy berusaha menampilkan berbagai jenis jajanan berbahan dasar ubi dengan tampilan yang menarik.

 

Acara lomba dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber yang telah hadir di Aula Desa Cipeundeuy siang itu. Materi pertama dibuka dengan penampilan kesenian kecapi sunda yang dibawakan oleh seniman daerah. Materi pertama disampaikan oleh Abdul Rahim selaku Kepala Balai BBPOM di Bandung mengenai Kunci Keamanan Pangan di lingkungan rumah tangga. Pada akhir presentasi, para peserta yang terdiri dari ibu PKK dan siswa sekolah di sekitar Cipeundeuy terlihat antusias bertanya kepada narasumber. Mulai dari tips memilih kosmetik yang aman hingga cara mengetahui tanggal kadaluarsa pangan jajanan sekolah seperti keripik yang sering siswa temui di sekolahnya.

 

Materi kedua disampaikan oleh Yusuf Muharam selaku pelaksana di bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat mengenai pengawasan keamanan pangan di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Sesi terakhir diisi oleh Dede Yusuf selaku ketua Komisi IX DPR RI dengan obrolan ringan mengenai berbagai fenomena di tengah masyarakat dalam pemilihan pangan, kosmetik, obat, obat tradisional, dan suplemen makanan yang merupakan objek pengawasan BPOM. Ternyata dari penuturan para peserta masih ada yang belum tahu mengenai pemilihan produk pangan, kosmetik, obat, obat tradisional, dan suplemen makanan yang aman. Diharapkan dengan adanya kegiatan KIE ini semakin mendekatkan BPOM dengan masyarakat, semakin banyak masyarakat yang tercerdaskan.

Sarana