Perkuatan UMKM Melalui Pelatihan Implementasi Standar Mutu Dan Keamanan Pangan

24-05-2016 Bandung Dilihat 2164 kali

UMKM merupakan sektor industri dengan kriteria tertentu menurut Undang Undang  Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sampai dengan saat ini, pertumbuhan UMKM di Indonesia membawa dampak baik bagi perkembangan ekonomi. Sejalan dengan kebijakan pemerintah menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dan untuk memperkuat posisi daya saing UMKM, dipandang perlu untuk melakukan kegiatan perkuatan UMKM dalam pemenuhan standar keamanan dan mutu produk pangan UMKM melalui suatu kegiatan yang terkoordinasi diantara semua pemangku kepentingan. Standar dan Regulasi merupakan salah satu aspek penting dalam perdagangan produk pangan pada era MEA. Terpanggil untuk berperan, Badan POM bersama sama dengan dukungan dari instansi terkait menyiapkan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kemampuan daya saing produk UMKM, melalui Intervensi Dalam Rangka Implementasi Standar Mutu Dan Keamanan Pangan UMKM.

 

Serangkaian kegiatan ini dilakukan di 8 propinsi, termasuk Jawa Barat dengan pilihan kota yang diintervensi adalah Kota Cirebon. Pelaksanaan Pelatihan Implementasi Standar Mutu dan Keamanan Pangan UMKM dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 24-25 Mei 2016 di Kota Cirebon. Pelatihan diberikan kepada 45 IRTP dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon. Acara dibuka oleh Abdul Rahim selaku Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung dilanjut dengan pemaparan materi dari beberapa narasumber dari Direktorat Standardisasi Produk Pangan BPOM RI, Direktorat Pengawasan Bahan Berbahaya BPOM RI, Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi BPOM RI, LPPOM MUI, serta narasumber dari BBPOM di Bandung. Materi yang diberikan antara lain Peluang UMKM di Era MEA, Penggunaan BTP dan Jenis Pangan, Pelabelan Pangan, Kemasan Pangan, Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB), Prosedur Labelisasi Halal dan Eksportasi Pangan, Fasilitasi Proses Sertifikasi Halal dari Badan POM, Pentingnya Sertifikasi Halal, Pengetahuan Titik Kritis Kehalalan Bahan Hewani dan Nabati, serta Pengenalan Sistem Jaminan Halal. Diharapkan acara ini dapat berkontribusi bagi peningkatan kemampuan daya saing produk UMKM baik secara nasional maupun di kancah internasional.

 

 

 

Sarana