Bandung – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung telah menyelesaikan pelaksanaan Audit Internal Sistem Manajemen POM (SMPOM) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring pada 7–9 September 2026 oleh Tim Auditor dari BBPOM di Jakarta. Kegiatan audit diawali dengan Entry Meeting Audit pada 7 September 2026 dan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap sejumlah area dan proses kerja di lingkungan BBPOM Bandung. Audit dilaksanakan untuk memastikan penerapan Sistem Manajemen POM berjalan secara efektif, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, serta mendukung peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Ruang lingkup audit mencakup berbagai area strategis, antara lain Manajerial Organisasi, Pelayanan Publik, Penataan SDM, Akuntabilitas Kinerja dan PBJ/PPK, Tata Laksana, Pengawasan dan Auditor Internal, serta Manajemen Perubahan dan Manajemen Risiko. Pemeriksaan dilakukan terhadap aspek kepemimpinan dan partisipasi pegawai, pengelolaan risiko dan peluang, kompetensi, kesadaran dan komunikasi, pencegahan korupsi, proses operasional, monitoring dan evaluasi, hingga ketidaksesuaian dan tindakan perbaikan.
Pada 8 September 2026, proses audit dilanjutkan pada area Pengawasan dan Auditor Internal, Manajemen Perubahan dan Akuntabilitas, serta Pengawasan dan Auditor Internal pada fungsi inspeksi. Aspek yang menjadi perhatian antara lain implementasi kebijakan Sistem Manajemen POM, pengelolaan risiko, kompetensi dan pengetahuan, pencegahan serta deteksi korupsi, pelaksanaan audit internal, monitoring dan evaluasi, hingga peningkatan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat internal tim auditor dan penyusunan formulir daftar temuan. Selanjutnya, pada 9 September 2026, dilaksanakan Rapat Penutupan (Online Exit Meeting Audit) sekaligus penerbitan Berita Acara Exit Meeting sebagai penanda berakhirnya rangkaian Audit Internal SMPOM Tahun 2026.
Pelaksanaan audit internal menjadi bagian penting dalam memastikan Sistem Manajemen POM di BBPOM Bandung terus berjalan secara konsisten dan efektif. Hasil audit diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat proses kerja, meningkatkan efektivitas pengendalian, serta mendorong tindak lanjut perbaikan secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Audit Internal SMPOM ini, BBPOM Bandung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas layanan dan pengawasan, serta mewujudkan penyelenggaraan tugas dan fungsi yang akuntabel, berintegritas, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
Jalan-jalan ke Kota Bandung,
Menikmati sejuknya suasana.
Audit selesai bukanlah ujung,
Perbaikan berlanjut demi kinerja prima.
(ANA)