Perkuat Pondasi dalam Meraih WBBM, BBPOM di Bandung Hadirkan Sosialisasi Reformasi Birokrasi Tematik dan Etika Integritas Pegawai

10-12-2025 Umum Dilihat 237 kali

Bandung, 8 Desember 2025 – BBPOM di Bandung menggelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi Tematik dengan tema “Speeding Towards WBBM: Penguatan Komitmen, Kinerja, dan Integritas Aparatur Sipil Negara”. Kegiatan ini merupakan upaya organisasi dalam rangka menumbuhkan wawasan serta semangat seluruh pegawai ASN BBPOM di Bandung untuk menggapai predikat sebagai instansi penyelenggara pemerintahan dan pelayanan publik Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPOM di Bandung, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt, yang memaparkan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang untuk berdiskusi, bertanya, dan saling belajar sehingga implementasi RB Tematik dan penguatan budaya antikorupsi di lingkungan kerja dapat berjalan semakin baik dan konsisten.

BBPOM di Bandung menghadirkan narasumber perwakilan dari Tim Zona Integritas Rumah Sakit Welas Asih Kabupaten Bandung, Hartati, S. Kep., Ners., untuk memaparkan Success Story-nya dalam menggapai predikat WBBM pada tahun 2024. Dalam diskusi tersebut, Hartati menyampaikan strategi penguatan zona integritas dan implementasi reformasi birokrasi tematik, serta menegaskan pentingnya peran pimpinan dalam kelancaran tercapainya predikat tersebut. Selain itu, beliau juga memaparkan peran Agent of Change yang turut andil untuk memberikan inovasi-inovasi terbaiknya dalam memberikan kontribusi terhadap organisasi.

Dalam rangka penguatan integritas pegawai serta memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, BBPOM di Bandung mengundang narasumber dari Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK RI, Dian Rachmawati, untuk memberikan ilmu terkait etika dan integritas. Dalam materinya, beliau menjelaskan beberapa hal terkait korupsi dan gratifikasi, jenis pelaporan gratifikasi, serta sembilan nilai integritas. Beliau juga mengapresiasi upaya BBPOM di Bandung dalam mencegah praktik korupsi dan gratifikasi melalui inovasi PASUPATI yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.

Di akhir acara, para pegawai menuliskan pesan integritas masing-masing sebagai simbol komitmen untuk tetap mempertahankan dan memperkuat budaya kejujuran dan integritas dalam diri serta keberlanjutan untuk menjadikan organisasi yang lebih baik. Pesan integritas tersebut disimpan pada sebuah pohon sebagai lambang dari integritas. Sebuah pohon besar yang kokoh yang diwakili oleh akar, batang, cabang, daun, hingga buah, yang mewakili aspek-aspek kunci dari integritas pribadi maupun integritas organisasi. Filosofi pohon menegaskan bahwa integritas tidak lahir dari tindakan sesaat, tetapidi mulai dari nilai yang tertanam kuat, diwujudkan dalam perilaku konsisten, hingga akhirnya menghasilkan kepercayaan dan keberlanjutan

Hal tersebut juga mendukung salah satu inovasi PINTAR (Pesan Integritas Tanpa Ruang Gratifikasi), dilambangkan dan divisualisasikan sebagai Pohon Integritas yang mengakar, membumi, dan menjulang sebagai keteguhan prinsipal bagi kepentingan diri sendiri, organisasi, serta masyarakat luas (FPU)

 

Sarana