Pada hari Rabu 11 November 2015 Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung Abdul Rahim menerima kunjungan Pengurus Perdoski (Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Kulit Kelamin Indonesia) Cabang Jawa Barat. Rombongan Pengurus Perdoski berjumlah 6 orang dipimpin oleh dr. Reti, SP.KK didampingi oleh Reiva Farah Dwiyana sebagai sekretaris Perdoski cab. Bandung, Lies Marlysa sebagai Kepala Divisi Infeksi Jamur dan virus sekaligus ketua Perdoski cab. Bandung, Rasmia Rowawi sebagai Kepala Divisi infeksi menular seksual dan Lili Norawati, sedangkan Kepala BBPOM di Bandung didampingi oleh Kepala Bidang Pemeriksaan Penyidikan Dela Triatmani.
Kunjungan ini membicarakan maraknya peredaran Kosmetika yang tidak memenuhi persyaratan Keamanan Mutu dan Khasiat, Kosmetika Tanpa Izin Edar, baik di pasaran maupun di salon kecantikan. kemudian mendiskusikan peraturan-peraturan terkait Klinik Kecantikan, seperti penyimpanan dan penggunaan obat dan kosmetik bagi pelaksanaan profesi sebagai dokter spesialis.
Diskusi berlangsung menarik, banyak masukan positif untuk pengawasan produk obat maupun kosmetik yang lebih baik kedepannya. Komunikasi yang baik dari organisasi profesi akan menghasilkan langkah konstruksi bagi BBPOM di Bandung sebagai institusi pengawas produk obat dan makanan di Jawa Barat maupun buat bagi anggota Perdoski dalam menjalankan tugas profesinya.