Dalam rangka memprakarsai pembentukan Jejaring Keamanan Pangan Daerah, Badan POM bekerjasama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung, mengadakan Workshop Advokasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) di Aula Balai Besar POM di Bandung. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari, mulai hari Selasa tanggal 14 Juni s/d Rabu tanggal 15 Juni 2016, dengan mengundang lintas sektor terkait, rumah sakit dan Laboratorium Daerah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPOM di Bandung, Abdul Rahim. Dalam sambutannya Bapak Kepala Balai mengharapkan terbentuknya Jejaring Keamanan Pangan Daerah, sehingga dapat mempercepat komunikasi antar otoritas keamanan pangan, dan kondisi ini sangat penting untuk meningkatkan keamanan pangan masyarakat.
Pada hari pertama Workshop disampaikan 3 materi yaitu Perkembangan Jejaring Keamanan Pangan Daerah Jawa Barat, yang disampaikan oleh Kepala Balai, materi berikutnya adalah Memperkuat Sinergi Melalui Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan untuk Meningkatkan Keamanan Pangan oleh Ka Subdit Surveilan dan Penanggulangan Keamanan Pangan Juleka Susy Susanti, materi terakhir adalah Perkembangan Jejaring Keamanan Pangan Daerah di Indonesia dan Rencana Kerja 2016-2020 oleh Ima Ananda.
Hari kedua materi yang disampaikan adalah Sosialisasi INRASFF yaitu Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) yang disampaikan oleh Juleka Susy Susanti. Kegiatan INRASFF meliputi pengumpulan data, analisa data permasalahan keamanan pangan, kajian ilmiah dan untuk membangun komunikasi yang efektif antar lintas sektor. Materi yang kedua adalah Mekanisme Penanggulangan KLB Keracunan Pangan dan Evaluasi Pelaporan KLB Keracunan Pangan di Badan POM oleh Ima Ananda.
Pada saat diskusi, lintas sektor banyak menyampaikan permasalahan-permasalahan, dan kegiatan-kegiatan apa saja yang sudah dilakukan. Dari diskusi tersebut dapat dilihat bahwa program-program yang diinisiasi oleh Badan POM diadopsi oleh lintas sektor, seperti pada tahun 2017, Badan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Barat akan memberi Mobil Laboratorium Keliling untuk semua Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) untuk 70 (tujuh puluh) desa.
Acara ini mendapat sambutan yang sangat bagus terlihat dari antusiasme peserta dalam menanggapi program ini. Diharapkan dengan adanya workshop ini, dapat segera dibentuk Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah dan Tim Gerak Cepat (TGC) Di Propinsi Jawa Barat.