Penyelenggaran KIE di Kota Bogor

05-11-2015 Bandung Dilihat 1853 kali

Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung terus dilakukan sebagai upaya mencerdaskan konsumen dalam rangka perkuatan pengawasan masyarakat sebagai salah satu dari tiga pilar pengawasan obat dan makanan. Kali ini Kota Bogor menjadi lokasi penyelenggaraan KIE, bertempat di Gedung Mila Kencana, Kota Bogor pada 4 November 2015.

 

Acara yang dihadiri oleh 250 orang peserta ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen. Pada sambutan pembukaan Siti Rulia menyampaikan pentingnya memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi keamanan obat, makanan, obat tradisional dan kosmetik, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat cerdas dalam memilih produk yang aman, bermutu dan bermanfaat.

 

Sebagai narasumber pada acara ini yaitu Djoni Rolindrawan anggota Komisi IX DPR RI, Siti Rulia dan Apep Temy dari BBPOM di Bandung, serta Ika Karmila dari Dinas Kesehatan Kota Bogor, yang masing-masing menyampaikan materi yang berbeda, yaitu: obat tradisional, kosmetik, kegiatan pekerjaan kefarmasian di instansi pemerintah, serta mengenai keamanan pangan. Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh peserta dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Selain mendapatkan jawaban atas pertanyaannya, peserta yang bertanya pun mendapatkan gimmick.

 

Selain pemberian materi, pada kesempatan ini pula dilakukan pengambilan sampel pangan dari sekitar lokasi kegiatan oleh tim mobil laboratorium keliling Balai Besar POM di Bandung. Dari hasil uji cepat 22 sampel yang diuji, 3 sampel yang terdiri dari mie basah, lontong, dan kerupuk positif mengandung boraks, 1 sampel mie basah positif mengandung formalin, dan 1 sampel kembang gula positif mengandung Rhodamin B. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan bahan berbahaya pada makanan masih perlu ditingkatkan.

Sarana