Peningkatan Kesadaran Masyarakat akan Keamanan Pangan

31-08-2026 Umum Dilihat 3 kali

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung menjadi salah satu institusi yang memegang peran yang krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat Jawa Barat melalui peningkatan kesadaran Masyarakat akan keamanan pangan. Di tengah maraknya peredaran produk pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow, serta ancaman produk ilegal tanpa izin edar, edukasi dan pengawasan yang konsisten menjadi kunci utama. Pangan yang aman yang aman dikonsumsi masyarakat merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Menyadari itu BBPOM Bandung bergerak aktif menjembatani regulasi pemerintah dengan peningkatan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan masyarakat yang cerdas dan mandiri dalam memilih pangan yang aman

Terdapat beberapa strategi BBPOM Bandung dalam mengawal keamanan pangan di Masyarakat, antara lain edukasi berkelanjutan dan konsisten dan menggapai berbagai segmen Masyarakat serta mengubah paradigma masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih pangan aman.

Kesadaran akan keamanan pangan harus dibangun dalam upaya kesadaran kolektif Masyarakat melalui edukasi yang masif dan konsisten. BBPOM Bandung menyadari pengawasan tidak akan berjalan optimal jika hanya mengandalkan tindakan represif atau pengawasan. Karena itu strategi preventif digalakkan secara intensif melalui kampanye public berupa Komunikasi Informasi dan Edukasi Keamanan Pangan

Penyebaran pesan edukatif dilakukan melalui berbagai lini komunikasi, mulai dari sosialisasi tatap muka, pemanfaatan media sosial, talkshow radio dan televisi, hingga pembagian brosur interaktif di berbagai kegiatan.

Kampanye edukasi Keamanan Pangan untuk Masyarakat juga dilakukan secara sistematis melalui program Program Unggulan Nasional berupa Keamanan Pangan berbasis komunitas. Pendekatan edukasi berbasis komunitas ini dilakukan agar masyarakat mampu melindungi diri mereka sendiri dan lingkungan sekitarnya dari pangan yang membahayakan kesehatan. 

Terdapat tiga program lokus program prioritas nasional yang diimplementasikan secara komprehensif di wilayah Jawa Barat yaitu, Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman,  Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK).

Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) adalah program ini menyasar lingkungan pedesaan dengan melatih kader-kader keamanan pangan desa yang terdiri dari ibu rumah tangga, guru, karang taruna, dan pelaku usaha pangan lokal. Para kader ini dilatih untuk mampu mengidentifikasi bahan berbahaya secara mandiri dan menyebarluaskan pengetahuan tersebut di lingkungannya. Sementara Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman adalah suatu program pembentukan kader-kader Keamanan Pangan pada komunitas sekolah. Para kader inilah yang akan mengawal keamanan pangan di lingkungan sekolahnya masing-masing. Dalam program ini BBPOM Bandung secara intensif melakukan intervensi ke sekolah-sekolah yang telah dipilih dengan mengadakan bimbingan teknis kepada pengelola kantin, guru, dan pedagang kaki lima agar terkait jajanan yang bersih, sehat, dan bebas dari zat kimia berbahaya. Selanjutnya Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK). Dalam program ini pasar menjadi titik krusial peredaran pangan dengan resiko keamanan pangan. Dengan demikian maka BBPOM Bandung melakukan intervensi terhadap pasar-pasar tersebut dengan pembentukan kader keamanan pangan di pasar, pemberian bimtek bagi petugas pasar, sosialisasi pada komunitas pedagang dan pembeli serta melatih pengelola pasar melakukan pengujian cepat (rapid test kit) terhadap komoditas seperti mie basah, tahu, bakso, dan ikan asin yang kerap disalahgunakan dengan formalin atau boraks.

Melalui komitmen yang kuat, inovasi program, dan pendekatan humanis, BBPOM Bandung berupaya keras meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pangan. Peningkatan kesadaran ini menuntut partisipasi aktif dari semua elemen. Ketika masyarakat telah cerdas memilih dan menolak pangan berbahaya, maka rantai pasokan pangan yang tidak aman secara otomatis akan terputus. Langkah konsisten BBPOM Bandung ini senantiasa menjaga asa demi lahirnya generasi Jawa Barat yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.
(EYS)

 

Sarana