Dalam rangka mewujudkan visi Badan POM yaitu “Obat dan makanan terjamin aman, bermanfaat dan bermutu”, Balai Besar POM di Bandung terus melakukan langkah perlindungan terhadap konsumen agar makanan yang dikonsumsi terjamin keamanannya, bermanfaat, dan bermutu. Salah satu langkah perlindungan tersebut adalah secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk makanan yang beredar di masyarakat.
_x000D_Pengawasan secara Intensif Menjelang hari raya Idul Fitri 2010,terus dilaksanakan oleh Balai Besar POM di Bandung. Hal ini dilakukan supaya masyarakat merasa aman dalam mengkonsumsi produk pangan yang beredar di masyararakat menjelang hari raya Idul Fitri. Pengawasan ketat tersebut diprioritaskan terhadap produk-produk sebagai berikut:
_x000D_- _x000D_
Pangan tanpa ijin edar
_x000D_ - _x000D_
Pangan mengandung bahan berbahaya_x000D_
_x000D_ - _x000D_
Pangan kadaluarsa
_x000D_ - _x000D_
Parsel lebaran
Balai Besar POM di Bandung juga melaksanakan kerjasama lintas sektor dalam melakukan pengawasan produk makanan yang beredar. Sinergi yang cukup baik dilakukan Balai Besar POM di Bandung dengan pihak Polda Jawa Barat. Berdasarkan instruksi dari Kepala Badan POM RI, secara serentak pada tanggal 7 September 2010, Penyidik dari Balai Besar POM di Bandung dan Polda Jawa Barat melakukan operasi gabungan yang difokuskan di daerah Cisarua Bogor, hasilnya ditemukan Toko/Swalayan yang menjual produk pangan impor tanpa Nomor Ijin Edar dari Badan POM. Dari hasil Operasi Gabungan ini berhasil diamankan 139 item dengan jumlah produk sebanyak 1530 _x000D_ pieces produk makanan dan minuman impor tanpa ijin edar. Produk-produk tersebut berasal dari berbagai Negara seperti Swis, Spanyol, Syria, dan Arab. Masuknya produk-produk makanan dan minuman tanpa ijin edar tersebut selain faktor keamanan, manfaat, dan mutunya tidak bisa dipertanggung jawabkan, juga bisa mempengaruhi stabilitas perdagangan secara luas di Indonesia.
_x000D_Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2010 konsumsi masyarakat terhadap produk makanan dan minuman tentunya semakin meningkat,hal inilah yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan yang lebih besar.
_x000D_Pada kesempatan menjelang Idul Fitri 2010, Kepala Balai Besar POM di Bandung, Drs. Wusmin Tambunan, Apt., M.Si.juga melakukan_x000D_ pers conference yang dihadiri wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik. Hal ini dilakukan untuk menginformasikan pada masyarakat bahwa Badan POM terus berkomitmen untuk melindungi masyarakat melalui pengawasan yang intensif terhadap obat dan makanan yang beredar. Konsumen juga diminta untuk teliti dalam membeli produk pangan.
_x000D_Koordinasi internal dan eksternal yang berkesinambungan juga terus dilaksanakan Balai Besar POM di Bandung. Hal tersebut tentunya bertujuan memberikan rasa aman pada masyarakat dalam mengkonsumsi Obat dan Makanan yang beredar. Komitmen terhadap pelayanan prima dalam perlindungan masyarakat terhadap produk obat dan makanan yang beredar di masyarakat terus menjadi pedoman karyawan dan karyawati Balai Besar POM di Bandung dalam melaksanakan tugas sehari-hari. (ADP)
_x000D_Balai Besar POM di Bandung
_x000D_ _x000D_ _x000D_