Menindaklanjuti pertemuan koordinasi antara jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung dengan walikota Tasikmalaya H. Budi Budiman pekan lalu, hari ini Jumat 3 Maret 2017 setidaknya 3 pejabat eselon 2 Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya bersama belasan pejabat terkait lain melakukan pembahasan draft Kesepakatan bersama tentang pengawasan obat dan makanan di ruang rapat BBPOM Bandung.
Dadan, SH staf ahli walikota Tasikmalaya bidang pemerintahan yang memimpin rombongan mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih kepada BBPOM di Bandung atas terselenggaranya acara ini. Hadir membahas Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Cecep Zainal Kholis, Kadis Ketahanan Pangan Rachmat Mahmuda, Dirut Pasar Resik Asep, Sekretaris Balitbangda, Kepala Bagian (Kabag) Per Undang-undangan, Kabag Bantuan Hukum, perwakilan Indag dan pejabat terkait lain. Sedangkan pendamping Kepala BBPOM Bandung adalah Kepala Bidang (Kabid) Sertifikasi dan Layanan Konsumen Siti Rulia, Kabid Pemeriksaan Penyidikan Dela Triatmanani dan Sugeng dari biro Hukmas BPOM serta staf terkait.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati akan adanya Perjanjian Kerjasama yang lebih teknis dengan Dinas terkait serta PD Pasar yang merupakan penjabaran dari Kesepakatan Bersama. Kesepakatan Bersama para pihak merupakan komitmen untuk mewujudkan kendali pengawasan obat dan makanan yang lebih baik yang nantinya akan membawa dampak positip bagi kesehatan masyarakat Tasik.
Pertemuan berlangsung kondusif dengan semangat bersama yang merupakan bentuk komitmen untuk mewujudkan tatakelola pemerintahan yang lebih sinergis dari para pihak. Khususnya pengelolaan Pengawasan Obat Makanan yang dampaknya akan menjadikan kesehatan serta kesejahteraaan masyarakat kota Tasikmalaya semakin baik.