Pelatihan Teknis Laboratorium BBPOM di Bandung Untuk Peningkatan Kompetensi Personil

22-05-2015 Bandung Dilihat 2513 kali

“Sebagai laboratorium terakreditasi sistem manajemen mutu ISO/IEC 17025:2008, maka personil laboratorium harus selalu mengikuti pelatihan teknis untuk mempertahankan unjuk kerja laboratorium” demikian antara lain yang disampaikan oleh Manajer Puncak Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung Abdul Rahim pada acara penutupan pelatihan internal teknis laboratorium di aula BBPOM di Bandung hari Jumat 22 Mei 2015. Laboratorium pengujian harus selalu dapat mengawal mutu obat dan makanan seiring perkembangan teknologi dan isu terkini melalui pemenuhan standar kompetensi. Dengan demikian, Laboratorium berperan penting dari  Penguatan Regulatory System pengawasan Obat dan Makanan berbasis risiko. Hal tersebut juga selaras dengan persyaratan kesesuaian dengan ISO 17025:2008, khususnya klausul pemastian  kompetensi semua personel.

 

Sesuai komitmen laboratorium BBPOM di Bandung untuk peningkatan kompetensi seluruh personel serta kesesuaian dengan ISO 17025:2008 tersebut, maka telah diselenggarakan Pelatihan teknis laboratorium pada tanggal 18-22 Mei 2015 yang diikuti seluruh personel laboratorium sebanyak 55 staf penguji Bidang Pengujian Terapetik Napza Obat Tradisional Kosmetik dan Produk Komplemen, Bidang Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya dan Bidang Pengujian Mikrobiologi. Instruktur pelatihan antara lain dari PPOM Dona Fitria serta instruktur internal dari BBPOM di Bandung.

 

Pelatihan internal ini dilakukan dengan metoda ceramah, diskusi, sharing pengalaman dan juga dilakukan praktek melakukan analisis di laboratorium. Para peserta pelatihan mengikuti materi baik oleh instruktur PPOMN maupun instruktur internal Balai. Diharapkan hasil pelatihan tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan pengujian laboratorium sehingga dapat selalu mengawal pengawasan mutu obat dan makanan, khususnya dalam lingkup  BBPOM di Bandung.

 

Pada acara penutupan juga dilakukan penyerahan sertifikat keikutsertaan pelatihan kepada peserta dan instruktur, sebelum diakhiri sesi foto bersama.

 

Sarana