“Neng tau ga kopi apa yang paling enak?”
“Kopinang kau dengan bismillah..”
“Hahaha...”
Dialog diatas terjadi antara MC dengan salah satu peserta pada kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi dalam Rangka Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) pada hari Minggu tanggal 5 Juni 2016 di pasar tumpah Desa Cipadung. Berbagai dialog ringan dengan para peserta Funday with BPOM berhasil menghidupkan suasana dan menarik perhatian para pengunjung pasar tumpah yang berkumpul di depan panggung dan mobil laboratorium keliling Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung. Acara talkshow bertajuk Funday with BPOM terselenggara mulai dari pukul 06.00 sampai dengan 10.00 pagi bersamaan dengan pasar tumpah yang memang sudah rutin dilakukan setiap hari Minggu di ruas Jalan Desa Cipadung. Puluhan sampel makanan yang dijual di pasar tumpah diujikan di laboratorium keliling BBPOM Bandung untuk diuji kandungan bahan berbahaya nya. Dari 21 sampel yang diuji secara acak, ditemukan satu sampel yang positif mengandung pewarna rhodamin, yaitu sampel terasi tanpa merek yang dijual di salah satu kios pasar tumpah. Hasil pengujian ini disampaikan kepada seluruh peserta disertai edukasi mengenai efek dari konsumsi pangan yang mengandung bahan berbahaya ini. Informasi ini juga diteruskan ke pihak pemerintah daerah yang juga hadir di acara tersebut untuk ditindaklanjuti.
Acara talkshow diisi dengan pemberian materi mengenai pangan aman oleh Siti Rulia selaku Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen dan Apep Temy selaku Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen BBPOM di Bandung. Acara talkshow juga diselingi dengan hiburan live music dan pembagian hadiah bagi para peserta yang terlibat aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan dari para pengisi materi. Banyaknya hadiah yang ditawarkan semakin menarik minat masyarakat untuk ikut aktif dalam acara talkshow mulai dari awal hingga akhir acara. Para peserta talkshow yang terdiri dari berbagai rentang usia dan latar belakang terlihat antusias menyimak materi dan bertanya kepada narasumber mengenai identifikasi pangan, obat, dan kosmetik yang aman. Setiap peserta yang aktif bertanya atau menjawab pertanyaan berhasil membawa pulang berbagai hadiah yang telah disediakan oleh panitia mulai dari kompor gas, kipas angin, setrika, berbagai alat rumah tangga, maupun gimmick khusus yang bertuliskan berbagai pesan keamanan pangan.
Acara Funday with BPOM yang rutin terselenggara di setiap hari libur di berbagai pusat keramaian seperti car free day ataupun pasar tumpah bertujuan untuk mendekatkan Badan POM sebagai institusi yang bertugas mengawasi keamanan produk pangan, obat dan kosmetik di seluruh wilayah Indonesia dengan masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan yang mendekatkan Badan POM dengan masyarakat ini, masyarakat akan semakin mengenal tugas dan wewenang Badan POM sehingga bisa mendukung terbentuknya tiga pilar sistem pengawasan obat dan makanan yang melibatkan unsur pemerintah sebagai regulator, pihak pengusaha, dan masyarakat luas sebagai konsumen yang tercerdaskan.