Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Wilayah Jawa Barat

24-07-2014 Bandung Dilihat 2205 kali

Peredaran produk pangan di bulan Ramadhan semakin meningkat baik jumlah maupun jenis, karena permintaan masyarakat meningkat. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk memproduksi produk pangan yang tidak memenuhi sarat.

 

Guna melindungi masyarakat dari pangan yang mengandung bahan berbahaya, maka Komisi IV DPR RI melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Jawa Barat dengan menggandeng Badan POM dan Balai Besar POM di Bandung untuk melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan menggunakan mobil laboratorium keliling yang  langsung mengujikan sampel pangan di lokasi dengan menggunakan rapid test. Pengawasan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2014 di pasar tradisional Johar Kabupaten Karawang dan tanggal 22 Juli 2014 di Pasar Induk Caringin dan supermarket Carrefour Kiaracondong Kota Bandung.

 

Dari kegiatan tersebut, di pasar tradisional masih ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya yaitu kue sagu, harum manis, terasi dan kerupuk melarat mengandung rhodamin B, kolang kaling mengandung boraks, mie basah mengandung boraks dan formalin, ebi dan gula merah mengandung formalin, sedangkan produk  di supermarket  tidak ditemukan produk pangan mengandung bahan berbahaya.

 

Komisi IV DPR RI sangat mengapresiasi kegiatan intensifikasi pengawasan pangan yang telah dilakukan oleh Badan POM dan Balai Besar POM di Bandung dan berharap agar keberhasilan operasi ini tidak lepas dari hasil kerjasama dan komitmen yang kuat dengan lintas sector terkait. Masyarakatpun berharap banyak terhadap Badan POM dalam pengawasan peredaran pangan yang aman, oleh karena itu Balai Besar POM di Bandung akan senantiasa melaksanakan pengawasan guna melindungi konsumen.

 

Balai Besar POM di Bandung

Sarana