KIE Keamanan Pangan Di Kabupaten Purwakarta

07-08-2016 Bandung Dilihat 2561 kali

Pilar ketiga Sasaran Prioritas Nasional Badan POM yaitu Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dalam rangka meningkatkan efektifitas  pengawasan Obat dan Makanan diadakan pada  tanggal 6 Agustus 2016 di Kabupaten Purwakarta. Acara diselenggarakan di aula desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta dan dibuka oleh lurahnya yaitu Irwan Hidayat. Peserta yang diundang sebanyak 250 orang yang berasal dari desa Jatiluhur dan desa jatimekar kecamatan Jatiluhur  Kabupaten Purwakarta. Pada acara tersebut dijelaskan berbagai hal tentang Keamanan Pangan, Kiat-kiat Keamanan Pangan di Rumah Tangga, dan Lima Kunci Keamanan Pangan.  Narasumber berasal dari pusat dan dari daerah, narasumber pusat adalah bapak Daniel Lumban Tobing yang juga merupakan anggota DPR RI Komisi IX, narasumber daerah adalah Siti Rulia dan Rera Rachmawati dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung serta Imam Munadjat dari Dinas Kesehatan. Masyarakat yang diundang antusias menghadiri acara tersebut terbukti dari banyaknya peserta yang datang.

 

Kegiatan KIE ini sangat penting untuk masyarakat karena masyarakat lebih mengetahui instansi mana saja yang mengawasi pangan sehingga jika terjadi masalah pangan dapat menghubungi instansi tersebut. Selain itu dijelaskan bagaimana mengetahui ciri-ciri pangan yang aman, bahaya yang terdapat pada pangan, bahan-bahan berbahaya yang disalahgunakan dalam pangan, kiat-kiat dalam menangani pangan di rumah tangga.

 

Pada kegiatan ini BBPOM di Bandung selain mengadakan Penyebaran Informasi juga melakukan pengambilan sampel dari warung-warung di daerah tersebut untuk diuji. Hasil uji laboratorium menggunakan rapid test kit dari sampel baso, ikan asin, tahu, kerupuk berwarna dan terasi sangat menggembirakan yaitu negatif dari bahan berbahaya (formalin, boraks dan pewarna tekstil) sehingga pada saat diumumkan mendapat aplause dari peserta. Hasil uji tersebut bukan secara otomatis menggambarkan bahwa seluruh daerah Kabupaten Purwakarta sudah terbebas dari bahan berbahaya tetapi setidaknya menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap  bahaya dari bahan berbahaya pada pangan. Penyebaran Informasi ini sangat diperlukan oleh masyarakat supaya semakin banyak masyarakat yang terpapar sehingga masyarakat lebih sehat dan cerdas karena mengkonsumsi makanan yang aman, bermutu dan bergizi.

 

AYO JAGA PANGAN KITA .

Sarana