Guna mewujudkan pengawasan obat dan makanan yang efektif tentunya Badan POM dan seluruh unit kerjanya terus menerus meningkatkan kerjasama dengan semua stakeholder. Pengawasan produk olahan pangan, khususnya produk perikananpun tidak lepas dari target kerjasama. Pada hari ini Selasa, 25 April 2015, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung mendukung program yang di inisiasi oleh Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Kementrian Kelautan dan Perikanan, mengenai sertifikat penjaminan mutu terhadap produk perikanan.
Hari ini Sertifikat Mutu dan Keamanan Produk Hasil Perikanan diberikan pada salah satu cabang pusat retail terkenal yang terletak di Kota Cimahi yaitu Transmart Cimahi (PT Trans Retail Cimahi). Sertifikat tersebut ditandatangani Oleh kepala BKIPM Bandung Arief H dan Kepala BBPOM di Bandung Abdul Rahim. Sementara itu, penyerahan sertifikat kepada pihak Transmart dilakukan oleh pemerintah daerah Kota Cimahi yaitu Plh. Walikota Cimahi Sudiarto.
Dalam Sambutannya Sudiarto mengatakan bahwa konsumsi ikan masyarakat kota Cimahi masih rendah. Dengan diberikannya sertifikat jaminan mutu dan kemanan produk perikanan ini diharapkan kepercayaan masyarakat Cimahi akan semakin meningkat terhadap produk perikanan yang dijual. Akhirnya hal tersebut akan dapat meningkatkan konsumsi ikan warga Cimahi. Dengan meningkatnya konsumsi ikan kedepannya status gizi dan kesehatan masyarakat Cimahi semakin meningkat.
Peran Badan POM dalam pengawasan ini adalah untuk menjamin mutu dan keamanan produk perikanan yang beredar, khususnya untuk jenis pangan olahan. BBPOM di Bandung melakukan sampling dan pengujian terhadap keamanan produk perikanan yang di jual. Sedangkan BKIPM memastikan bahwa produk perikanan yang dijual aman dari bahaya cemaran mikroorganisme khususnya E.coli dan Salmonella.
Sertifikat yang diberikan hari ini adalah tindak lanjut dari hasil pembahasan yang sudah terlebih dahulu dilakukan oleh pihak BKIPM dan BBPOM di Bandung. Untuk tahap selanjutnya terdapat sarana-sarana lain yang akan diberikan sertifikasi. Diharapkan dengan kerjasama Badan POM dengan banyak stakeholder, pengawasan obat dan makanan yang dilakukan akan semakin efektif dan optimal.