Sukabumi – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Desa Pangan Aman (SAPA KAMI) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Aula Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas kader PKK dan kader Posyandu Desa Karangtengah. Bimtek dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung terwujudnya keamanan pangan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra, S.I.P., yang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi dan BBPOM di Bandung atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau berharap para kader yang hadir dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan serta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung kesehatan masyarakat di Desa Karangtengah.
Selanjutnya, Sekretaris Kecamatan Cibadak, Alek Antariksa, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat. Beliau mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam mengawal keamanan pangan di wilayah masing-masing.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa keamanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat. Program Desa Pangan Aman menjadi salah satu strategi untuk membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman. Oleh karena itu, kader PKK dan Posyandu memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menyebarluaskan informasi dan praktik keamanan pangan kepada masyarakat.
Pada sesi pemaparan materi, Fany Nurmalasari selaku Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BBPOM di Bandung menyampaikan materi mengenai Program Desa Pangan Aman serta 5 Kunci Keamanan Pangan Keluarga. Materi tersebut mencakup pentingnya penerapan keamanan pangan sejak pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian pangan di tingkat rumah tangga.
Penyampaian materi berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait praktik keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengolahan pangan untuk keluarga dan kegiatan Posyandu.
Melalui kegiatan ini diharapkan para kader PKK dan Posyandu dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi keamanan pangan kepada masyarakat, sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat melalui konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.
Pagi hari menuju Cibadak,
Singgah sebentar membeli ketan.
Mari bersama bergerak serentak,
Wujudkan keluarga dengan pangan aman. - FN -