Kader Pengawas Masa Depan: Penegak dan Pandega Se-Jawa Barat Ikuti Webinar Pengenalan SAKA POM

10-02-2026 Umum Dilihat 197 kali

Bandung - Dalam rangka memperkuat pengawasan obat dan makanan berbasis masyarakat, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung bekerja sama dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat menggelar Webinar SAKA POM Seri I: Pengenalan SAKA POM, Senin sore (9/2/2026).

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai Kwartir Cabang se-Jawa Barat. Webinar tersebut bertujuan untuk mencetak kader Pramuka yang andal, berwawasan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan obat dan makanan yang beredar di masyarakat.

 

Melalui webinar ini, peserta dibekali pemahaman mengenai tiga krida utama dalam SAKA POM. Pertama, Krida Pengujian Sederhana, yang membekali keterampilan mendeteksi bahan berbahaya pada pangan secara mandiri. Kedua, Krida Pemantauan, yakni peran aktif Pramuka dalam mengawasi peredaran produk di lingkungan sekitarnya. Ketiga, Krida Informasi, yang menitikberatkan peran Pramuka sebagai agen edukasi masyarakat terkait pentingnya Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa).

 

Pimpinan SAKA POM, Endang Yaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pramuka Penegak dan Pandega memiliki peran strategis sebagai agent of change BPOM dalam melindungi masyarakat dari peredaran obat dan makanan ilegal maupun berbahaya.“Melalui SAKA POM, Pramuka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi serta melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Pramuka di Jawa Barat tidak hanya memiliki kecakapan umum kepramukaan, tetapi juga menguasai Syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang relevan dengan tantangan kesehatan dan keamanan pangan di era global saat ini. – AYA -

Sarana