GP Farmasi Kota Bandung Dukung Berantas Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat

24-10-2017 Bandung Dilihat 3135 kali

Menyusul aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan penyalahgunaan Obat yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo 3 Oktober 2017 lalu, Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Kota Bandung mengadakan acara Dialog bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung, hari selasa 24 Oktober 2017. Acara yang ditujukan untuk mendukung aksi Nasional tersebut dihadiri oleh 200 orang yang terdiri dari para Kepala cabang Pedagang Besar Farmasi (PBF), pemilik sarana pelayanan, Apoteker Penanggung Jawab (APJ) PBF maupun APJ Apotik yang ada di kota Bandung.

 

Abdul Rahim mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh GP Farmasi kota Bandung ini, mengingat perlu komitmen semua elemen untuk berperan aktif memberantas peredaran obat illegal serta penyalahgunaan obat karena efek yang ditimbulkan merugikan kesehatan masyarakat. Turut menyampaikan sambutan dan member dukungan ketua GP Farmasi Jawa Barat Donny Herdiana, Pengurus IAI PD Jawa Barat Yogi Soemantri,  Ketua GP Farmasi H. Buyung Ismanto.

 

Dalam acara tersebut diputar kembali video sambutan kepala Badan POM maupun Presiden Joko Widodo pada pencangan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur 3 Oktober lalu, kemudian Abdul Rahim menyampaikan paparan pentingnya sinergi antara seluruh elemen utamanya yang berkecimpung di dunia Farmasi. Setelah itu dilakukan dialog interaktif bersama peserta. Peserta antusias bertanya maupun memberi masukan terkait persoalan distribusi obat.

 

Setelah dialog seluruh peserta membubuhkan tandatangan komitmen mendukung penuh Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat.  

Sarana