Bandung – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung terus memperkuat upaya pencegahan resistensi antimikroba atau Antimicrobial Resistance (AMR) melalui program GEBRAK (Gerakan Bersama untuk Menanggulangi Resistensi Antimikroba). Program ini merupakan sebuah inisiatif dari Balai Besar POM di Bandung untuk mengedepankan edukasi, advokasi, dan koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendorong penggunaan antibiotik secara bijak dan bertanggung jawab.
Resistensi antimikroba merupakan kondisi ketika mikroorganisme, termasuk bakteri, menjadi kebal terhadap obat antimikroba yang sebelumnya efektif untuk mengatasi infeksi. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat, termasuk penggunaan tanpa resep dokter. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif berbagai pihak untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan antibiotik sesuai dengan ketentuan.
Inovasi GEBRAK dimulai pada tahun 2026 dengan dilakukan advokasi kepada lintas sektor terkait, kemudian dilanjutkan dengan bimtek untuk pelaku usaha sarana pelayanan kefarmasian dan distribusi obat, serta edukasi terkait resistensi antimikroba melalui media sosial Balai Besar POM di Bandung. Advokasi telah dilakukan Walikota Cirebon pada Januari 2026 dan Kabupaten Cianjur pada September 2026, bimtek telah dilaksanakan di Kota Cirebon pada Januari 2026 dan Kabupaten Garut pada Juni 2026, serta edukasi pada Instagram serta Spotify Balai Besar POM di Bandung.
Melalui GEBRAK ini, BBPOM di Bandung mendorong perubahan perilaku masyarakat agar tidak membeli atau menggunakan antibiotik tanpa resep dokter, serta mendorong pelaku usaha agar melakukan penyerahan antibiotik sesuai ketentuan yang berlaku. Keberhasilan pencegahan resistensi antimikroba tidak hanya bergantung pada pengawasan, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
BBPOM di Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan pemahaman pelaku usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait mengenai bahaya resistensi antimikroba serta pentingnya penggunaan antibiotik secara bijak. Dengan edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi yang kuat, upaya pencegahan AMR di Jawa Barat diharapkan semakin optimal demi melindungi kesehatan masyarakat saat ini dan pada masa mendatang.
Bijak Menggunakan Antibiotik, Bersama Cegah Resistensi Antimikroba!
(RAR)