Untuk mewujudkan Kabupaten Cianjur pangan aman, Badan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Cianjur mengadakan Focus Grup Discussion (FGD), tentang Gerakan Keamanan Pangan Masyarakat Desa, di ruang rapat BKPD, Kabupaten Cianjur.pada hari selasa tanggal 21 Juni 2016. Acara dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Bandung, Bapak Yanto Hartono. Dalam sambutan disampaikan untuk menciptakan generasi yang tangguh tidak sekedar ketersediaan pangan saja, namun diperlukan pangan aman. Peserta yang hadir dalam kegiatan adalah Pemda dan SKPD di Kabupaten Cianjur, seperti Asisten Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan, Dewan Ketahanan Pangan, Dinas Perindag, wakil dari kecamatan, dan PKK.
Untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai tingkat perseorangan dan sekalian memperkuat ekonomi desa sesuai dengan sasaran dan prioritas Nasional bidang Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia menginisiasi kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD).Sehubungan dengan hal tersebut Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung diundang sebagai narasumber. Materi yang disampaikan adalah tentang Kebijakan dan Pelaksanaan GKPD.
Rencananya Badan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Cianjur akan memasukkan Kegiatan GKPD ini dalam Rencana Pembangunan Jangan Panjang, dan setiap tahunnya akan mengintervensi 20 (duapuluh) desa.Mulai tahun 2014 BBPOM Di Bandung sudah melaksanakan kegiatan ini, tahun pertama di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut, masing-masing 7 (tujuh) desa, tahun 2015 di Kabupaten Ciamis dan tahun 2016 di Kabupaten Bandung Barat, masing-masing 5 (lima) desa. Untuk keberhasilan Program ini diperlukan kerjasama yang baik dari semua lintas sector dan diperlukan sinergitas dengan kegiatan-kegiatan lain yang dapat menunjang program ini.