Bertempat diruang rapat Pimpinan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung, pada Rabu siang tanggal 9 September 2015 kepala BBPOM di Bandung Abdul Rahim menerima rombongan dari Pusat Pengkajian Kebijakan Difusi Teknologi Badan pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Rombongan BPPT berjumlah 5 orang dipimpin oleh Tommy Monoarfa. Sedangkan Abdul Rahim didampingi oleh Kabid Serlik Siti Rulia dan Sri, Staf Sertifikasi.
Pertemuan ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti pembangunan jaringan inovasi kawasan manajemen Cimahi Techno Park yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu. Pihak BPPT meminta masukan terkait pengembangan kawasan yang rencananya juga untuk produk industri Makanan minuman. Kota Cimahi sudah membangun berbagai inkubator bisnis dalam beberapa klaster, seperti animasi, pengembangan pangan lokal berbasis susu dan singkong, produk tekstil batik dan kerajinan. Bersama BPPT semua klaster itu terus dikembangkan agar bisa meningkatkan perekonomian daerah untuk kesejahteraan masyarakat.
Balai Besar POM di Bandung mendukung penuh terlaksananya kawasan pengembangan Cimahi Techno Park ini, khususnya ikut berperan aktif dalam membantu para pengusaha atau calon pengusaha makanan minuman yang nantinya akan disertifikasi produknya dengan memberikan bimbingan, sosialisasi, serta pendampingan lain agar produk yang dihasilkan aman, bermutu dan bisa bersaing.
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus bekerja maksimal untuk menyukseskan program pemerintah membangun 100 Taman Sains dan Teknologi atau Science Techno Park (STP) di Indonesia. Dari sembilan STP, salah satu yang dibina BPPT dalam pembangunannya adalah Cimahi Techo Park.