Dialog TVRI Bandung : Pengawasan Pangan

30-05-2015 Bandung Dilihat 2249 kali

Maraknya berbagai berita mengenai makanan yang tidak layak konsumsi akhir-akhir ini seperti pengungkapan pabrik mie basah mengandung formalin, makanan kadaluarsa diperjualbelikan, jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan tentunya memprihatinkan semua pihak. Namun benarkah sudah sedemikian buruknya hal ini terjadi di kota Bandung? Benarkah makanan tidak sehat sudah mengepung kita? Untuk membahas ini TVRI membuat liputan pengawasan pangan di kota Bandung.



Pada hari Jumat pagi tanggal 29 Mei 2015 dengan mendatangi langsung laboratorium pengujian yang ada di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung, crew TVRI mendapatkan penjelasan oleh kepala BBPOM Abdul Rahim bagaimana BBPOM di Bandung melakukan pengawasan produk pangan premarket dan postmarket, sampling produk makanan diseluruhnya wilayah provinsi Jawa Barat kemudian dilakukan pengujian secara laboratorium untuk melihat apakah sampel produk makanan tersebut memenuhi persyaratan keamanannya atau tidak.



Pada sore hari yang sama TVRI Bandung mengundang Abdul Rahim dalam acara dialog khusus membahas berbagai masalah pengawasan Pangan. Abdul Rahim menjelaskan bahwa pengawasan pangan bukan hanya tugas dari BBPOM atau unsur pemerintah saja, namun juga merupakan tanggung jawab bersama baik produsen maupun juga masyarakat luas sebagai pengguna atau konsumen dari produk tersebut. Sinergi yang positif di antara berbagai pemangku kepentingan, kepedulian masyarakat terhadap keamanan pangan serta pemberdayaan masyarakat merupakan solusi bagi permasalahan keamanan pangan.



Dalam dialog tersebut Abdul Rahim juga menjelaskan berbagai hasil pengawasan yang dilakukan, program-program keamanan pangan Badan POM seperti aksi nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah, Gerakan Keamanan Pangan Desa serta Pasar aman bebas dari bahan berbahaya. Rahim juga memberi tips khusus bagi pemirsa bagaimana memilih makanan yang aman bagi para konsumen.



Diharapkan dari dialog ini memberi pencerahan bagi pemirsa TVRI dan memberi pengetahuan yang baik untuk bersama-sama mendapatkan produk pangan yang memenuhi persyaratan mutu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan juga daya saing bangsa.

Sarana