Anak sekolah sebagai konsumen utama Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) merupakan salah satu aset bangsa pada masa mendatang. Oleh karena itu, mereka harus memperoleh asupan pangan yang aman, bermutu dan bergizi dalam rangka pertumbuhan dan perkembangan mereka. Untuk menjamin PJAS yang aman, bermutu dan bergizi dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk komunitas sekolah. Komunitas sekolah menjadi kelompok target utama yang diharapkan memiliki kemandirian untuk mengawasi PJAS di lingkungan sekolah. Manajemen keamanan pangan sekolah secara mandiri melibatkan seluruh unsur di sekolah untuk mengambil bagian untuk menjamin terciptanya keamanan pangan di sekolah. Keamanan pangan yang terjaga dengan baik akan mengurangi masalah akibat penyakit karena pangan. Penjaminan KP di sekolah perlu ditunjang sistem manajemen untuk memantau pelaksanaan operasional penyediaan pangan yang aman di sekolah. Tanggung jawab keamanan pangan di sekolah tidak dapat diletakan pada satu pihak saja tetapi melibatkan semua unsur di sekolah.
Untuk mensosialisasikan hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Depok pada tanggal 20 sd 21 April 2016 secara mandiri menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan dan Mutu Pangan Jajanan Anak Sekolah. Tujuan kegiatan bimtek ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan mutu Pangan Jajanan Anak Sekolah di Kota Depok. Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk meningkatkan pengetahuan komunitas sekolah tentang keamanan dan mutu PJAS, menumbuhkan kesadaran dan pentingnya keamanan dan mutu PJAS, serta memotivasi pihak sekolah untuk mengembangkan kantin sekolahnya untuk mendapatkan Piagam Bintang Keamanan Pangan untuk Kantin Sekolah (PBKP-KS). Bimtek ini diikuti oleh 15 sekolah dasar terpilih yang berada di wilayah Kota Depok sebagai calon penerima PBKP-KS.
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Perbekes POM Dinas Kesehatan Kota Depok, May Haryanti. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa informasi terkait keamanan pangan sangat dibutuhkan bagi komunitas sekolah, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan komitmen dan menggerakkan pihak sekolah untuk segera melakukan perbaikan di kantin sekolah sehingga jumlah kantin sekolah yang mendapatkan Piagam Bintang Keamanan Pangan untuk Kantin Sekolah di Kota Depok dapat bertambah. Pada kegiatan ini Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung diundang sebagai Nara Sumber untuk memberikan materi terkait hal-hal mengenai keamanan pangan. Adapun nara sumber yang bertugas adalah Fitria Augustin T dan Elin Nurlina yang memberikan materi mengenai Kebijakan Pengawalan Pangan Jajanan Anak Sekolah, Keamanan Pangan di Kantin Sekolah, Program Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah, 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Kantin Sekolah, pemutaran video Pompi untuk siswa dan simulasi menggunakan website klubpompi.