Bandung – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Program Edukasi Pembudayaan Keamanan Pangan bagi Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan, BPOM RI secara daring pada Jumat (19/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan edukasi keamanan pangan bagi penerima manfaat Program MBG di seluruh Indonesia.
Sebagai salah satu UPT BPOM yang menjadi lokus kegiatan tahun 2026, BBPOM di Bandung menugaskan petugas penanggung jawab program untuk mengikuti pelatihan ini. Melalui ToT tersebut, peserta dibekali berbagai materi yang akan menjadi dasar pelaksanaan edukasi dan pelatihan kader keamanan pangan di sekolah maupun posyandu, sehingga pesan keamanan pangan dapat disampaikan secara efektif, seragam, dan sesuai pedoman.
Salah satu materi utama yang disampaikan adalah 5 Langkah PASTI Keamanan Pangan, yaitu panduan sederhana yang dapat diterapkan oleh penerima manfaat Program MBG untuk memastikan pangan yang diterima dan dikonsumsi tetap aman. Kelima langkah tersebut meliputi PASTIKAN Pangan Aman dengan mengenali berbagai bahaya yang mungkin terdapat pada pangan, PASTIKAN Cek KLIK dengan memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa serta memahami informasi nilai gizi, PASTIKAN Jaga Kebersihan saat menerima dan menangani pangan, PASTIKAN Terima dan Konsumsi MBG dengan Benar sesuai prosedur keamanan pangan, serta PASTIKAN Catat yang Ditemui untuk mencatat dan melaporkan setiap temuan yang berpotensi mengganggu keamanan pangan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan aplikasi BPOM Mobile untuk membaca informasi produk pangan, panduan penerimaan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tata kelola Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan, serta metode evaluasi dan pengukuran dampak program edukasi keamanan pangan. Berbagai media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) seperti buku saku, poster, flipchart, dan video edukasi turut diperkenalkan sebagai sarana pendukung pelaksanaan program di lapangan.
Keamanan pangan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas petugas dan kader keamanan pangan menjadi langkah strategis untuk memastikan pangan yang diterima masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan, aman untuk dikonsumsi. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BBPOM di Bandung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program prioritas nasional melalui penguatan budaya keamanan pangan di masyarakat. Diharapkan, edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran penerima manfaat MBG dalam menerapkan prinsip keamanan pangan sehari-hari, sehingga terwujud generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.
Jalan-jalan ke Kota Bandung,
Singgah sejenak membeli roti.
Keamanan pangan menjadi pelindung,
Untuk masa depan generasi negeri. - ANA -