BBPOM di Bandung Ajak Generasi Muda Kenali Bahaya Mikroba dan Penanganan KLB Keracunan Pangan melalui Webinar SAKA POM Seri 6

13-07-2026 Umum Dilihat 177 kali

Bandung – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung kembali menyelenggarakan Webinar SAKA POM Seri 6 pada Jumat (10/07/2026) secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube. Kegiatan yang mengangkat tema "Produk Obat dan Makanan yang Aman Bebas Mikroba dan KLB" ini menghadirkan Reni Novianti, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BBPOM di Bandung, sebagai narasumber. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi SAKA POM yang bertujuan meningkatkan pengetahuan generasi muda mengenai keamanan obat dan pangan.

Webinar diikuti oleh anggota SAKA POM, mahasiswa, siswa, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti materi hingga sesi diskusi. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan bahwa keracunan pangan merupakan gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi mikroba atau bahan kimia berbahaya. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai penyebab keracunan pangan, gejala awal yang perlu diwaspadai, langkah pertolongan pertama, serta pentingnya menjaga higiene dan sanitasi pangan sebagai upaya pencegahan.

Selain itu, peserta dibekali pengetahuan mengenai Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan, mulai dari mekanisme pelaporan, koordinasi antarinstansi, hingga peran berbagai pihak dalam penanggulangannya. Narasumber menekankan pentingnya mengamankan sisa makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, segera memberikan pertolongan kepada korban, serta melaporkan kejadian melalui fasilitas kesehatan atau aplikasi BPOM Mobile agar investigasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Agar penyampaian materi semakin interaktif, webinar juga diisi dengan sesi tanya jawab dan kuis yang mengajak peserta mengulas kembali materi yang telah dipelajari. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan terkait penanganan awal keracunan pangan, pelaporan kasus, hingga upaya pencegahan di lingkungan sekolah dan keluarga.

Melalui kegiatan ini, BBPOM di Bandung berharap peserta, khususnya anggota SAKA POM, dapat menjadi pelopor keamanan pangan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menyebarluaskan informasi yang benar mengenai keamanan pangan, serta berperan aktif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keracunan pangan di lingkungan sekitarnya. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya mengonsumsi obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

 Pergi berkemah membawa kompas,

Menyusuri hutan dengan ceria.

SAKA POM siap menjadi pelopor cerdas,

Mengawal pangan aman untuk Indonesia. 

(ANA)

 

Sarana