BBPOM Bandung Tidak Temukan Kandungan Narkoba Pada Permen Jari

15-10-2016 Bandung Dilihat 3829 kali

Menyikapi pemberitaan adanya kandungan Narkoba pada Permen Jari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung melakukan pengawasan dengan cara sampling dan dilakukan pengujian secara laboratorium contoh permen. Hal ini juga sejalan dengan instruksi Badan POM kepada semua Balai POM di Indonesia.

 

Maka pada hari jumat 14 Oktober 2016 staf pengujian pangan maupun pengujian produk terapetik narkotika selain sibuk mengerjakan pekerjaan menguji sampel rutin juga memeriksa secara kualitatif kemungkinan adanya kandungan narkotika dan zat adikif lainnya. Sampel diekstraksi untuk memurnikan kandungan zat aktif Narkoba, dipisahkan sesuai kelarutan zat-zat yang dicurigai dalam suasana asam maupun basa. Kemudian dilakukan pemisahan dengan kromatografi lapis tipis. Dilakukan hal yang sama terhadap baku pembanding masing-masing narkotika, zat adiktif maupun obat-obat tertentu yang sering disalahgunakan.

 

Hasil pengujian yang juga dilakukan dengan metoda berbeda tidak ditemukan adanya kandungan narkotika sebagaimana ramai diberitakan. Selain itu dilakukan pengujian terhadap zat pewarna yang digunakan, hasilnya tidak terdeteksi zat pewarna tekstil yang dilarang 

Sarana