Balai Besar POM di Bandung Terima Benchmarking Zona Integritas dari Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI

13-10-2026 Umum Dilihat 118 kali

Bandung, 13 Oktober 2026, Balai Besar POM di Bandung menerima kunjungan benchmarking Zona Integritas dari Pusat Pasar Kerja, Sekretariat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Ruangan BIC Lantai 3, Balai Besar POM di Bandung, Jl. Pasteur No. 25, Bandung.

Dua perwakilan Kemnaker hadir dalam kegiatan ini, yaitu Ibu Eriyani dan Bapak San Heskia Yesaya Ngal untuk untuk belajar langsung tentang pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Balai Besar POM di Bandung.

Rapat dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Dwi Kurniasari, S.Si, Apt. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa BBPOM di Bandung sebagai UPT Badan POM dengan wilayah kerja Jawa Barat dan 156 ASN. Disampaikan pula pencanangan WBBM pada 5 Desember 2025, bersama KPK dan RSUD Welas Asih yang telah berpredikat WBBM. BBPOM di Bandung pernah menerima Piagam Penghargaan WBK dari Menteri PANRB pada 2021 dan memiliki Indeks Pelayanan Publik kategori Pelayanan Prima. Beliau juga menegaskan komitmen instansi untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Setelah pembukaan, perwakilan masing-masing kelompok kerja (pokja) Zona Integritas memaparkan penerapan area perubahan di unit kerjanya. Pemaparan mencakup manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Para pokja juga membagikan inovasi dan praktik baik yang telah dijalankan, di antaranya:

Pokja manajemen perubahan menyampaikan nilai pembangunan reformasi birokrasi sebesar 91,24% (2024) dan 91,92 (2025). Para agen perubahan juga menjalankan program seperti kampanye ramah lingkungan dan Podcast Agen Perubahan.

Pokja penataan tata laksana memaparkan peta proses bisnis, digitalisasi SOP, dan integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Pokja SDM aparatur menjelaskan pengelolaan data kepegawaian melalui DAWAI.

Pokja penguatan pengawasan memaparkan program antigratifikasi: Mini Handbook, GASIBU (kini SIPANGSI), PINTAR, dan GAGAS Integritas. Inovasi unggulannya, PASUPATI, masuk Top 22 Kompetisi Inovasi (KOIN) Badan POM 2025.

Pokja pelayanan publik memperkenalkan platform digital 1POM Jabar, dengan modul SATSET, Galura Inspeksi, dan SIPETA. Layanan SATSET memenuhi standar waktu maksimal 12 hari kerja sebesar 100%. Pemanfaatan SIPETA oleh tamu mencapai 100% dengan rating kepuasan 4,9 dari 5,0. Layanan informasi, pengujian, pengaduan, dan sertifikasi juga telah terpusat dalam satu ruangan.

Perwakilan Pusat Pasar Kerja menyambut baik pemaparan tersebut dan aktif berdiskusi tentang strategi menjaga konsistensi pembangunan Zona Integritas. Diskusi juga membahas pengelolaan layanan publik serta upaya membangun komitmen seluruh pegawai.

Kegiatan benchmarking ini diharapkan memperkuat penerapan Zona Integritas di kedua instansi. Praktik baik yang diperoleh dapat diadopsi dan disesuaikan dengan karakteristik layanan masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi.
(AND)

Sarana