Balai Besar POM Bandung Dukung Edukasi Sehat Tanpa TB dan Tolak Penyalahgunaan Obat

11-12-2025 Umum Dilihat 248 kali

Balai Besar POM di Bandung menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung upaya pencegahan dan edukasi seputar penyakit Tuberkulosis (TB) serta penyalahgunaan obat dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Dukungan ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam acara Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema “Sehat Tanpa TB, Tolak Penyalahgunaan Obat dan NAPZA” yang digelar oleh Direktorat Pengawasan Keamanan, Mutu, dan Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Aditif Badan POM RI, bertempat di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Jawa Barat pada tanggal 9 Desember 2025.

Acara KIE ini resmi dibuka oleh Nova Emelda, selaku Direktur KMEI Badan POM RI. Dalam sambutannya, Nova menekankan pentingnya kerja kolektif lintas sektor dalam menghadapi tantangan TB dan penyalahgunaan obat. Ia juga mengajak para siswa untuk menjadi agent of change yang membawa perubahan positif di lingkungan masing-masing. Turut Hadir dan menyampaikan sambutan dalam acara ini, I Made Bagus Gerametta, Kepala Balai Besar POM di Bandung. Kehadiran beliau semakin memperkuat semangat kolaborasi dan komitmen Badan POM dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari tiga batch yang diselenggarakan di Jakarta, Kediri, dan Bandung. Di batch Bandung, sebanyak 65 peserta hadir, terdiri dari Siswa SMA/SMK, anggota SAKA POM, Kader PKK, serta perwakilan UPT Badan POM. Keberagaman latar belakang peserta memperkaya diskusi serta memperluas jangkauan edukasi kepada kelompok-kelompok rentan dan remaja sebagai target utama acara.

Acara KIE ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TB dan penyalahgunaan obat, khususnya di kalangan remaja dan kelompok rentan. Nova Emelda menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, dan komunitas sangat penting untuk menciptakan lingkungan sehat. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para peserta dapat menjadi teladan dan penyebar informasi yang benar di tengah masyarakat.

Materi pada acara ini disampaikan secara panel dengan dimoderatori oleh Meliza Miranda Widyasari. Materi TB disampaikan oleh Dadan Mulyana Kosasih dari Dinas Kesehatan Kota Bandung, yang mengupas tuntas gejala, cara pencegahan, dan pentingnya deteksi dini TB. Sementara itu, Nova Emelda membawakan materi tentang penyalahgunaan obat dan NAPZA, menyoroti dampak buruk serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini oleh remaja dan lingkungan sekitar.

Acara dikemas secara interaktif, diwarnai dengan sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan berbagai games edukatif yang mampu membangkitkan antusiasme peserta. Suasana hangat dan penuh semangat menjadikan proses pembelajaran terasa menyenangkan, sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta dan panitia.

Melalui kegiatan ini, diharpakan agar pengetahuan tentang TB dan bahaya penyalahgunaan obat dapat tersebar luas di masyarakat, terutama di kalangan muda. Peran aktif peserta sebagai agent of change sangat diharapkan untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas dari penyalahgunaan obat serta NAPZA. Semangat kolaborasi dan edukasi diharapkan terus berlanjut demi Jawa Barat yang lebih sehat dan tangguh._ANW

Sarana