Ayo Cegah Stunting untuk Generasi Emas 2045

03-03-2026 Umum Dilihat 184 kali

Sukabumi - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tanggal 1 Maret 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Surade Kabupaten Sukabumi. Kecamatan Surade merupakan wilayah Kabupaten Sukabumi yang berada di ujung selatan dengan waktu tempuh 8 jam dari Kota Bandung. Dengan dilaksanakan di Surade diharapkan dapat memperluas cakupan masyarakat yang mendapatkan KIE tentang obat dan makanan. 

Kegiatan KIE yang mengambil tema “ Wujudkan Keamanan Pangan untuk Generasi Emas Bebas Stunting” ini bekerjasama dengan tokoh masyarakat anggota Komisi IX DPR RI  Zainul Munasichin. Dalam paparannya Munasichin menyampaikan pentingnya memahami tentang stunting dan cara pencegahannya. Dwie Astrini selaku narasumber BBPOM di Bandung menyampaikan materi tentang pencegahan stunting dengan mewujudkan keamanan pangan dan gizi seimbang. Menurut Astrini pangan yang tidak aman menyebabkan penyakit diare pada anak sehingga dapat mengganggu penyerapan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang. Pangan bukan hanya bergizi, tapi harus aman dan bermutu, bukan pangan jika tidak aman ujar Astrini. 

Pengetahuan tentang stunting bukan hanya untuk ibu rumah tangga, tapi penting diketahui oleh calon orangtua. Remaja putri harus paham bahwa status gizinya berpengaruh terhadap perkembangan janin saat hamil nanti. Selain itu, dukungan suami punya peran penting agar istri dapat menyediakan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi untuk keluarganya. Oleh karena itu, pada kegiatan KIE selain mengundang ibu rumah tangga, hadir juga remaja putra/putri, serta perwakilan bapak. 

Permasalahan stunting bukan hanya tanggung jawab BPOM saja, namun perlu kolaborasi lintas sektor terkait. Kontribusi BPOM dalam pencegahan stunting, selain melalui KIE, BPOM berperan dalam pembuatan regulasi tentang keamanan pangan serta pengawasan terhadap pangan sehingga pangan olahan aman untuk dikonsumsi. – AiR -

Sarana